Jumat, 07 Mei 2010

DPRD GROBOGAN MGLENCCER LAGI , MASYARAKAT ANGKAT BICARADPRD GROBOGAN NGLENCCER LAGI , MASYARAKAT ANGKAT BICARA

Buzz this!

GROBOGAN : Lagi anggota DPRD Grobogan membuat ulah yang kurang disenangi masyarakat, setelah beberapa bulan yang yang lalu usai pelantikan telah dinilai menghambur-hamburkan uang dengan dalih untuk Kunker,
kini anggota DPRD Grobogan mulai bikin ulah lagi dan menjadi sorotan tajam dimata masyarakat yakni dengan dalih kunker, kembali mereka menghabis-habiskan uang rakyat lagi.
Diketahui informasi bahwa Setelah mengikuti Bimbingan Teknis (Bintek) di Jakarta sejak Jumat (16/4) lalu, Komisi A dan C DPRD Grobogan langsung terbang ke luar Pulau Jawa untuk melakukan kunjungan kerja (kunker). Komisi A kunker ke Kabupaten Solok Provinsi Sumatra Barat, sedangkan Komisi C menuju Makasar dengan agenda kegiatan serupa.
Tentu saja ulah kedua Komisi DPRD tersebut mendapat sorotan tajam masyarakat luas. Pasalnya, di tengah minimnya pemkab kekurangan anggaran untuk pembangunan karena tersedot untuk membayar utang pihak ketiga dan tersedot untuk Pemilukada, para wakil rakyat ‘ngelencer’. Mereka berasumsi bahwa agenda kunker para wakil rakyat tersebut dinilai tidak efektif.
Seperti apa yang disampaikan Kadiv Humas Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Indonesia (LPPNRI) Kab Grobogan Antok, SH (21/4) bahwa pihaknya menyayangkan adanya ulah DPRD Grobogan nyang semakin hari kerjanya semakin tidak professional, “Mestinya bukan hanya masyarakat saja yang menjerit, baru saja masyarakat mengalami bencana banjir, secara otomatis Pemkab Grobogan juga ikut merasakan dan menanggung jeritan tersebut, “Di tengah jeritan Pemkab yang kekurangan anggaran pembangunan di tahun ini, para anggota Dewan terhormat kok malah kunker terus. Apa tidak ada kabupaten di Jateng yang patut ditiru ? Saya rasa kunker hingga ke luar pulau lebih merugikan banyak pihak dibanding keuntungannya,” Jelasnya.
Menurut Antok bahwa , wakil rakyat seharusnya peka dan tanggap apa yang tengah dirasakan masyarakat Grobogan. Tahun 2010 ini, anggaran untuk pembangunan fisik amat menim karena tersedot untuk anggaran Pemilukada dan membayar hutang pihak ketiga yang digunakan untuk membangun proyek fisik jalan tahun 2008 lalu.
“Kalau ingin kunker, kan bisa di daerah Jateng. Seperti ke Kabupaten Sragen yang kondisi daerahnya hampir sama dengan Grobogan tetapi pembangunan infrastruktur dan pemerintahan lebih maju,” tegas Antok, SH dengan nada heran.
Sementara itu Salah satu anggota Komisi C dari Partai Hanura Juwanto ketika dihubungi lewat telepon, menjelaskan, kepergian para anggota dewan ke Makasar untuk studi banding masalah infrastruktur. Namun pihaknya mengaku tidak mengenai pemilihan daerah untuk lokasi kunker tersebut. Hal senada diungkapkan Ketua Komisi C dari Partai Golkar Daryanto. Kunjungan ke Makasar tersebut adalah untuk mendalami infrastruktur yang ada di sana sebagai panduan pelaksanaan di Kabupaten Grobogan.
Berbeda dengan Ahmad Suudi anggota Komisi A dari PKS bahwa , kunker ke Solok Sumbar adalah untuk studi banding masalah pelaksanaan Pemilukada. Suudi juga membenarkan bahwa keberangkatan mereka dari Jakarta seusai Bintek adalah demi keefektifan pendanaan. “Akan butuh dana berlipat jika harus pulang dulu ke Grobogan dan dalam waktu dekat kemudian pergi lagi untuk kunker,” Jelasnya .
Sementara dalam Pantauan Radar Minggu terkait adanya Kunjungan kerja tersebut di tubuh DPRD Grobogan juga terjadi rebutan Biro perjalanan, yang mana rebutan tersebut diduga adanya pengembalian uang Fee dari mereka para Agen Biro.
Menurut salah satu wakil Ketua DPRD Grobogan yang btidak mau disebut namanya bahwa memang benar adnya rebutan pencari biro, dan pada seringnya yang sering dipermasalahkan adanya pengembalian uang fee dari biro yang dipilih, seperti halnya yang terjadi pada saat acara ke Bali bulan lalu, kurang cermatnya memilih biro sehingga akhirnya pelaksanaan acara dibali tersebut juga sempat kacau karena sesuatu hal. “Jelasnya. gik
Sumber : http://www.lppnrigrobogan.blogspot.com/

Anda Sudah Baca Yang Ini? :

0 comments:

Klik Here To Show All Comment


Poskan Komentar

newer page older page home
top