Selasa, 06 April 2010

Pedagang Kaki Lima ( PKL ) Diminta Sukseskan Adipura

Buzz this!

GROBOGAN:  Menjelang penilaian Adipura tahap kedua. Pemkab Grobogan meminta pedagang kaki lima (PKL) ikut menyukseskan program untuk meraih penghargaan. Sebab, penilaian Adipura tahap pertama yang telah dilakukan pada Oktober dan November 2009, Kabupaten Grobogan berhasil meraih nilai 74 dan menempati peringkat 6 di Jawa Tengah.
Wakil Bupati Icek Baskoro, pada acara pengarahan PKL di Gedung Riptaloka Setda Grobogan, belum lama ini, mengatakan, PKL agar tidak menghabiskan seluruh trotoar untuk berjualan. Selain itu, mematuhi jam berjualan sebagaimana yang telah diatur dalam Keputusan Bupati, bahwa waktu berjualan bagi PKL mulai pukul 16.00-06.00 WIB. (K11-90)

PRG Dibuka Hari Ini

GROBOGAN: Pekan Raya Grobogan (PRG) akan dibuka mulai Sabtu (3/4) ini. Upacara pembukaan di halaman Setda Grobogan, pukul 14.00 oleh Bupati H Bambang Pudjiono SH. Dalam kegiatan pembukaan itu akan ditampilkan kesenian daerah, seperti reog Gondorio dan perkusi show  oleh siswa dari beberapa sekolah di Kabupaten Grobogan.

Koordinator acara dari Golden Kasih Management selaku event organizer (EO) Kinanti Wahyuningtias mengatakan kegiatan itu berlangsung selama 15 hari. Pihanya memastikan akan menarik para pengunjung. Sebab, Alun-alun Purwodadi diubah menjadi lokasi pameran yang diisi 70 stan, serta panggung hiburan menarik. Selain itu, akan ditampilkan sejumlah grup band, seperti The Dangduters dan Kangen Band. (K11-90)

Empat Santri Terseret Arus Tuntang

DEMAK Empat santri Pondok Pesantren (Ponpes) As Salafiyah, Babadan Sumberejo Bonang terseret arus Sungai Tuntang yang sedang meluap, kemarin. Mereka adalah Tanjlul Huda (16) warga Dukuh Krajan, Desa Ringin Telu, Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur, Jamal, (16,) Ali Mukhson (17) dan Rohimin,(17),warga Desa Sumberejo, Bonang.

Kendati sempat hanyut Jamal, Mukhson, dan Rohimin bisa berenang ke tepi, sedangkan Tanjlul terseret arus dan belum diketahui keberadaannya. Menurut Subakti (17), warga Babadan yang juga santri pondok, kejadian berawal ketika teman-temannya bermaksud menyeberangi Sungai Tuntang dari bepergian. ‘’Lantaran tidak ada perahu, mereka nekat menyeberang dengan berenang. Padahal, bentangan sungai dari timur ke barat cukup jauh,’’ ungkapnya.

Mereka pun terseret arus, meski tiga di antaranya berhasil menepi. Diperkirakan, Tanjlul kurang mahir berenang, sehingga begitu masuk sungai tubuhnya langsung hanyut. Sebelum terseret arus, Jamal yang saat itu berdekatan dengan korban, berusaha meraih tubuhnya namun tidak berhasil. Demikian halnya dengan rekan korban yang lain.
Sumber :  http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/04/03/104184/PKL-Diminta-Sukseskan-Adipura

Anda Sudah Baca Yang Ini? :

0 comments:

Klik Here To Show All Comment


Poskan Komentar

newer page older page home
top